Pustaka Al Fathun Nawa

Sunday, 18 September 2011

Seminar International "The MIRACLES of AL-QUR'AN in the Field of Science"

Seminar International "The MIRACLES of AL-QUR'AN in the Field of Science"

Seminar Internasional dan Peluncuran Buku Al Fathun Nawa Karya Dr. Halo-N dengan Tema Keajaiban Al-Qur’an dalam Bidang Sains yang diselenggarakan oleh Fakultas Syari’ah IAIN Imam Bonjol Padang bekerjasama dengan Yayasan Gual Priok Kelantan dan CV. Al Fathun Nawa Pariaman – Sumatera Barat, yang Insya Allah akan dilaksanakan pada:

Hari/ tanggal : Rabu-Kamis / 23-24 Novemver 2011
Jam : 08.00 Wib s.d. Selesai
Tempat : Pangeran Beach Hotel Padang – Sumatera Barat

Demikianlah undangan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kesediaan Bapak/ Ibu kami
ucapkan terima kasih.Wassalam.

Hormat Kami,
Panitia Pelaksana

Catatan:
Batas akhir konfirmasi keikutsertaan : 16 Nov. 2011
(dead lines confirmation of attendance: Nov. 16, 2011)



PANITIA PELAKSANA
SEMINAR INTERNASIONAL
THE MIRACLES OF AL-QUR'AN IN THE FIELD OF SCIENCE
Padang, 23-24 November 2011

Sekretariat: Fakultas
Jalan M. Yunus, Nomor 1, Lubuk Lintah, Padang, Sumatera Barat, Indonesia. Kode Pos 25153
Telp. 075130072, Fax 0751840196
Syari’ah Institut Agama Islam Negeri, Imam BonjolEmail Panitia: simq2011@yahoo.co.id

Saturday, 17 September 2011

Petikan Ringkas Kata Sambutan dan Tim Reviewer

BOOK: AL FATHUN NAWA  “Qur’an–Tuhan–Furqan–Manusia–Kemanusiaan”
 
By Dr. HALO-N, The First Qur’anic Scientist of the World
Published by Direktur Wandi, C.V. Pustaka Al Fathun Nawa, Pariaman, Indonesia (20 October 2010)


Description Al Fathun Nawa
Al Fathun Nawa means Explosion of Nuclear (Ledakan Nuklear)
The book interprets the al-Qur’an with its own verses through ‘slicing methodology’ and logical explanation. The book describes ways toward prosperity in life through the understanding of al-Qur’an.


Reference: The Application of Al-Qur’an based on Scientific Approach
1) Malaysian Journal of Pharmaceutical Sciences, Supplement No. 1, ISSN 1675-7319, 2010 – The Application of The Nine Star Halo-N Theory in The Natural Product Research by A. Hamid A. Hadi, Hanita Omar and Ahmad Laksamana Omar, Department of Chemistry, University of Malaya, 50603 Kuala Lumpur, Malaysia. Yayasan Gual Periok, Gual Periok, Kelantan, Malaysia. 


Declaration by Professor Datuk Dr. A. Hamid A. Hadi (F.A.Sc) and Ibu Hanita M. Sc.

1) Professor Datuk Dr. A. Hamid A. Hadi, Fellow Akademi Sains Malaysia (F.A.Sc), IBC Top 100 Scientists 2011 in the arena of Natural Products, International Biographical Centre of Headquarters in Cambridge, England:
“Semua butir pengakuan dan pernyataan yang saya buat dalam buku Al Fathun Nawa ini adalah satu pengakuan berdasarkan kelayakan dan kepakaran saya dalam bidang ‘Natural Products’. Pengakuan yang saya buat ini bersifat pernyataan peribadi dan muncul dari keikhlasan hati saya sepenuhnya.”  - 1.7.2010.

2) Ibu Hanita Omar, M. Sc., Peneliti Teori Buku Al Fathun Nawa, University of Malaya, 50603 Kuala Lumpur, Malaysia:
“Diberitahukan bahwa empat teori al-Qur’an yang diciptakan oleh Y.Bhg. Dato’ Dr. Haji Ahmad Laksamana bin Haji Omar (Dr. Halo-N) telah saya teliti dalam penelitian sepenuhnya bersama Y.Bhg. Profesor Datuk Dr. A. Hamid A. Hadi dan penelitian yang berkaitan dengan teori itu telah berhasil disempurnakan. Sebagai informasi dengan gembira dinyatakan bahwa berdasarkan kajian sains yang dilakukan, kami menemukan empat teori dan formula, iaitu Teori Nine Stars Halo-N, Teori Nawiah 9x45(1), Teori Nawiah 9x45(2) dan Teori Halo-N 9.2 Homolength telah diakui sah sebagai satu teori mutakhir dalam bidang pengajian ‘natural products’. Hal ini telah diinformasikan oleh Y.Bhg. Profesor Datuk Dr. A. Hamid A. Hadi kepada saya secara resmi. Seterusnya, saya ingin mengambil kesempatan untuk mengucapkan selamat kepada Y.Bhg. Dato’ Dr. Halo-N atas keberhasilannya menafsirkan kitab suci al-Qur’an sampai ke tahap dibangunnya empat teori al-Qur’an. Teori-teori ini bersifat satu penemuan yang amat besar. Bahkan bisa menjadi pelopor sejarah peradaban Islam dari segi al-Qur’an dan furqannya. Satu kejayaan yang tidak bias ditolak. Keberhasilan ini akan menjadi kebanggaan seluruh umat Islam di dunia kerana telah menampakkan seorang Ahli Sains al-Qur’an. Oleh sebab itu, Y.Bhg. Dato’ Dr. Halo-N telah menjadi Ahli Sains al-Qur’an yang pertama di dunia.”  - 25.6.2010.
                                                    

Kata Sambutan terhadap Al Fathun Nawa

1) Drs. H. Darwas. Kepala Kantor Wilayah, Kementerian Agama, Provinsi Sumatera Barat, Republik Indonesia:
“Pemerintah menyambut baik penerbitan buku tafsir sains Al Fathun Nawa yang ditulis oleh Dr. Haji Ahmad Laksamana Haji Omar (Dr. Halo-N, Orang Tua Utama Yayasan Gual Periok) yang bekerjasama dengan Penerbit CV. Pustaka Al Fathun Nawa Pariaman dan Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri Iman Bonjol Padang. Pemerintah memandang bahawa kerjasama dua negara (Indonesia dan Malaysia) akan memberikan nilai baik dalam menngkatkan kualitas beragama umat Islam Sumatera Barat khususnya dan umat Islam kedua negara.” -  21 Juli 2011.

2) Drs. H. Sobhan Hassan, MA. NIP.19600618 199102 1001. Dekan Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Iman Bonjol, Padang, Indonesia:
“Dr. Halo-N (Dr. Haji Ahmad Laksamana Haji Omar) dalam bukunya Al Fathun Nawa, menempuh langkah tersebut di atas, sehingga hasilnya sangat gemilang. Yang lebih mengagumkan adalah ketika beliau menggalinya dengan at-tafsir al-‘ilmiy sehingga menghasilkan teori dan formula sains, merupakan The First Al-Quranic Scientist of the World…………….. Untuk itu saya turut bergembira atas kehadiran buku Al Fathun Nawa karya Dr. Halo-N, dengan keyakinan akan menjadi bacaan bermutu bagi kaum muslimin, pembuka mata para cendikiawan tentang kejayaan ilmu yang terdapat dalam al-Qur’an, sehingga memicu mereka melihat dan memahaminya dari sudut pandang keahliannya masing-masing.” - 19 Juli 2011.


3) Dr. H. Muchlis Bahar, Lc. M. Ag. Ketua Program Studi Hukum Islam Pasca Sarjana,  Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Iman Bonjol, Padang dan Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Sumatera Barat, Indonesia:
“Buku Al Fathun Nawa ini dalam bahasa Indonesia berarti ‘ledakan nuklir’ atau dalam bahasa Inggeris disebut “explosion of nuclear”. Seolah-olah Dr. Halo-N telah membuat ledakan dahsyat yang memecah kebekuan berpikir dalam memahami ayat-ayat al-Qur’an. Kita Al Fathun Nawa ini perlu sekali dibaca oleh setiap orang yang mempunyai perhatian terhadap al-Qur’an dan perkembangan ilmu-ilmu pengetahuan moden. Al-Qur’an sendiri tidak mengenal ‘pemisahan’ (dikhotomi) antara ilmu-ilmu agama dengan ilmu pengetahuan umum. Semakin maju dan berkembang ilmu pengetahuan dan teknologi, akan semakin membuktikan kebenaran ayat-ayat al-Qur’an. Saya sebagai Ketua Program Studi Hukum Islam Pasca Sarjana, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Iman Bonjol Padang dan Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat menyambut baik, mendukung diterbitkannya buku ini oleh CV. Pustaka Al Fathun Nawa agar dapat dikembangkan dan dipublikasikan di nusantara ini.”  - 16 Mei 2011.


4) H. Ahmad Wira, M. Ag. M. Si, Ph.D. Ketua II Masyarakat Ekonomi Syari’ah Sumatera Barat, Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi Umat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat dan Wakil Ketua PW Nahdatul Ulama Sumatera Barat, Indonesia:
“Setiap orang yang ingin mendalami al-Qur’an secara baik dan sempurna, maka buku yang berjudul Al Fathun Nawa, merupakan buku yang perlu dibaca. Dalam buku ini, penulis menggunakan pendekatan yang konsisten (istiqimah). Penulis menggunakan konsep al-Qur’an menafsirkan al-Qur’an sehingga setiap ayat dijelaskan oleh ayat-ayat yang lain. Buku yang ditulis oleh Dr. Halo-N sekaligus membuktikan bahwa pemahaman yang baik terhadap al-Qur’an akan didapatkan jika kita bisa membaca dan memahami ayat-ayat Qur’an secara utuh dan tidak parsial, kerana Kalamullah dalam al-Qur’an adalah satu kesatuan yang utuh. Di samping itu, penulis juga dapat merumuskan teori-teori ilmiah yang diuraikan dari ayat-ayat Allah SWT. Hal ini juga memperlihatkan kemu’jizatan al-Qur’an dan nyatanya kesesuaian antara sunnah Allah yang bersifat kauniah  dengan qauliyah. Apabila dibanding dengan buku-buku tafsir lain, maka buku ini telah melahirkan khazanah yang memiliki ciri khas tersendiri. Semoga hasil karya Dr. Halo-N ini menjadi rujukan bagi setiap orang khususnya umat Islam untuk memahami al-Qur’an.”  - 5 Juli 2011.


5) Drs. H. Jauhar Mu’iz.S. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kota Pariaman, Pariaman, Indonesia:
“Tiada kata yang dapat saya ucapkan dalam mengomentari karya besar al-mukarram Dr. Halo-N, selain subhanallah walhamdulillah. Buku ini ditulis sebagai hasil kajian penelitian yang mendalam dan telah menghasilkan penemuan besar seperti penemuan vaksin yang sesuai untuk mengobati suatu penyakit. Apalagi setiap pembuktian teori yang dikembangkan merujuk kepada penafsiran ayat-ayat al-Qur’an.”  - 7 Nopember 2010.


6) Syamsi, SH. Ketua Pengadilan Negeri, Kelas 1 A Serang, Serang, Banten, Indonesia:
“Syukur Alhamdulillah, dengan izin Allah Yang Maha Kuasa, saya menyambut baik buku Al Fathun Nawa sebagai buku tafsir ayat al-Qur’an karya H. Ahmad Laksamana bin Omar (Dr. Halo-N) yang diterbitkan oleh CV. Pustaka Al Fathun Nawa. Saya sebagai Ketua Pengadilan Negeri, Kelas 1 A Serang Provinsi Banten mendukung atau merekomendasikan agar CV. Pustaka Al Fathun Nawa dapat menerbitkan buku Al Fathun Nawa ini. Semoga buku ini bermanfaat bagi kaum muslimin dan sumbangan bagi kekayaan khazanah ilmu umat Islam umumnya.”  - 13 Desember 2010.


7) Dr. Berna Elya, Apt.MS. Department of Pharmacy, Universitas Indonesia, Kampus UI Depok, Jawa Barat, 16424 Indonesia:
“Al-Fathun Nawa merupakan sebuah buku kajian al-Qur’an yang berhasil menginspirasi munculnya teori sains Qur’an dalam pelbagai ilmu seperti ilmu pendidikan, ilmu kerohanian, ilmu ekonomi dan ilmu kimia bahan alami (natural products). Terkait dengan ilmu kimia bahan alami, inspirasi yang didapatkan oleh Dr. Halo-N melalui berbagai ayat al-Qur’an telah menemukan Teori Nine Stars Halo-N, Teori Nawiah 9x45(1), Teori Nawiah 9x45(2) dan Teori Halo-N 9.2 Homolength. Pembuktian teori ini dilakukan oleh Center of Natural Products (CENAR) Universiti Malaya yang diketuai oleh Prof Dr. A. Hamid A. Hadi. Teori ini amat bermanfaat untuk perkembangan keilmuan dalam bidang kimia bahan alami yang berguna bagi penemuan obat-obat baru.”                                                                                                                                                                                                                                                               

Team Reviewer Al Fathun Nawa

1) Prof. Dr. H. Ramayulis, Reviewer Al Fathun Nawa. Guru Besar Kajian Islam Pasca Sarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Iman Bonjol, Padang, Indonesia:
“Dr. Halo-N memberikan solusi cerdas untuk mengatasi (1) kelemahan bidang metodologis dalam memahami dan menggali al-Qur’an  dan (2) kelemahan dalam bidang pendidikan dalam mewujudkan masyarakat Qur’an melalui penafsiran kontemporer dengan pendekatan sains terhadap al-Qur’an dalam karyanya Al Fathun Nawa yang sangat momentum itu. Saya bersyukur kepada Allah dan merasa tersanjung kerana dengan ilmu saya yang sedikit dan terbatas, diberi peluang menjadi salah seorang anggota team reviewer terjemahan tafsir al-Qur’an Al Fathun Nawa karya Dr. Halo-N ke dalam bahasa Indonesia.”  -  1 Juli 2011.


2) Prof. Dr. Jariah Masud. Senior Research Fellow, Institute Gerontology, Universiti Putra Malaysia, 43400 Serdang, Selangor, Malaysia:
“Membaca buku  Al Fathun Nawa seperti membuka pintu ilmu yang tidak ada batasan. Buku ini mampu memenuhi keperluan jiwa yang dahaga ilmu untuk memberi arti dan makna kehidupan serta menemukan tujuan mengapa diri diciptakan Tuhan. Kupasan yang terperinci dalam buku ini dapat memberi pemahaman yang mendalam dan dapat meningkatkan penghayatan pembaca. Satu pencetus hidangan al-Qur’an sebagai rahmat bagi sekalian alam. Terima Kasih.”


3) Prof. Emiritus Dato’ Dr. Sulaiman Md. Yassin. Fellow Penyelidik Utama, Pusat Pengajian Sains Sosial, Universiti Putra Malaysia, 43400 Serdang, Selangor, Malaysia:
“Syukur Alhamdulillah, buku dalam dua jilid ini merupakan draf yang sungguh menggugah serta sarat dengan analisa yang mendalam. Buku ini akan menjadi sumbangan untuk khazanah ilmu nusantara yang sungguh berharga untuk semua pelajar, mahasiswa dan peneliti sains dalam al-Qur’an secara global. Buku ini telah disusun secara sistematis dan menggunakan metodologi pengupasan dan penjelasan yang logis serta konsisten. Cara yang akan memudahkan peneliti dalam menatap dan menelaah isi kandungannya. Selamat dan sukses kepada penulis.”


4) Prof. Dr. Khadijah Awang. Universiti Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia:
“Buku ini merupakan satu karya yang berisi penafsiran al-Qur’an yang menampak al-Qur’an sebagai induk (ibu) segala ilmu dan rahmat bagi sekalian alam. Saya bersyukur dan merasa amat terharu kerana telah diberi peluang  secara langsung untuk meneliti karya yang amat bermakna ini. Untuk pertama kali saya menemukan penafsiran setiap ayat al-Qur’an berdasarkan ayat al-Qur’an yang lain. Ini merupakan satu pendekatan baru yang inovatif. Karya ini juga menjelaskan penghujung makna pengajaran al-Qur’an yang bertujuan untuk memimpin manusia agar berhasil dalam penghidupan di dunia dan di akhirat. Kesejahteraan di dunia akan membawa kepada kesejahteraan di akhirat.”


5) Prof. Madya Dr. Mat Ropi Mukhtar. Universiti Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia:
“Sesungguhnya jauh dari perkiraan saya  bahwa Thesis Ph.D atas nama saya telah dirujuk dan dijadikan bahan pemecah sejarah. Penemuan saya terhadap alkaloid (+) Palidinine yang mengantarkan saya untuk meraih Doktor Falsafah Sains jelas bukan satu permainan. Secara langsung tubuh sendiri dapat menyaksikan proses pembuktian teori al-Qur’an yang dibuktikan melalui satuan alkaloid yang saya temukan…………… Ketahuilah, sesungguhnya penemuan teori al-Qur’an oleh Dr. Halo-N khususnya dalam bidang Sains Satuan (sebatian) alami (natural products) tidak bias ditolak. Kehadirannya dalam dunia ilmu bias diterima………….. Bagaikan tumbuhnya kemampuan manusia untuk menghasilkan sekarung padi dari sebiji yang ditanam. Demikianlah rupa sejarah yang digali oleh Dr. Halo-N yang akan menjadi rangsangan kejituan hati para peneliti selanjutnya untuk meneliti mukjizat al-Qur’an.”

RINGKASAN BUKU AL FATHUN NAWA



Buku Al Fathun Nawa adalah sebuah buku yang ditulis oleh DR. Halo-N (Dr. H. Ahmad Laksamana H. Omar) beliau adalah seorang pakar Monetery Future Prediction dalam bidang ilmu Mathematical Engineering. Keinginan mendalam untuk memahami al–Qur’an telah terbentuk dalam dirinya sejak usia dini dibawah didikan kakeknya yang juga seorang guru terkenal yang yang memahami dan mengajarkan al-Qur’an. DR. Halo-N menekuni minat memahami al-Qur’an ini secara terus menerus sampai beliau berhasil menjadi The First al-Qur’anic Scientist of the World. Kesuksesan ini telah menjangkau ketinggian dunia ilmu setelah teori yang dibangunnya dalam menafsirkan ayat-ayat al-Qur’an dapat dibuktikan kebenarannya.
 
Teori yang dibangun oleh DR. Halo-N menggunakan metode penafsiran ayat al-Qur’an dengan ayat al-Qur’an (tafsir al-ayat bi al-ayat) pada dasarnya telah digunakan oleh tafsir-tafsir lain tetapi keistimewaan metode ini terletak pada pendekatan sains modern yang digunakan. Sehingga hasil penafsiran yang dikeluarkan berbeda dari tafsir-tafsir umumnya dan mempunyai ciri khas dan keistimewaan yang tidak dijumpai dalam karya tafsir-tafsir lain. Teori ini akan memberi kemudahan kepada para pembaca untuk menggali berbagai rahasia khazaanh al-Qur’an sampai mewujudkannya dalam bentuk ilmu dan hikmah Furqan yang dapat digunakan dan dipakai oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Teori baru ini juga akan menjadikan al-Qur’an sebagai sumber kajian dan penggalian ilmu lebih dalam dari sebelumnya dan akan membangkitkan semangat para peneliti dunia untuk melihat dan memandang al-Qur’an sebagai sumber pembentuk pola baru ilmu teknologi dan peradaban dunia.
 
Buku Al Fathun Nawa ini dapat dijadikan oleh semua elemen masyarakat sebagai pedoman dan bahan bacaan yang berkualitas tinggi untuk menelaah al-Qur’an. Suatu bentuk penafsiran baru dan hadiah istimewa bagi generasi baru yang menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan sesuai untuk generasi sekarang dan masa yang akan datang.
Selamat membaca semoga Allah merahmati pentafsiran kitab sucinya. Terima kasih.


Pariaman, 20 Oktober 2010
CV. Pustaka Al Fathun Nawa

WANDI
Direktur

International Conference on Natural Product

Teori Nine Stars Halo-N diciptakan oleh Hj. Ahmad Laksamana Omar (Dr. Halo-N) dari Malaysia dan teori ini tertulis dalam buku beliau yang berjudul Al Fathun Nawa.


International Natural Product Symsposium

Teori ciptaan Dr. Halo-N telah menyumbang hal baru dalam kajian di bidang natural product yaitu dengan menggunakan 2-D Spektrum HMBC untuk mencari sebatian vaksin.


Friday, 16 September 2011

Kata Sambutan Tokoh dan Ulama [AGAMA]

Kata Sambutan Tokoh dan Ulama
Sumatera Indonesia

“Uraian dan penafsiran ayat-ayat al-Qur’an dalam buku ini sangat luas sekali. Di samping menguraikan hal-hal yang berkenaan dengan agama Islam, sebagaimana dijumpai dalam kitab-kitab tafsir pada umumnya, juga membahas ilmu pengetahuan dan teknologi yang secara makro ada dalam pokok-pokok kajian dalam al-Qur’an. Sebagaimana dikemukakan oleh seorang ilmuan Prancis yaitu Dr. Maurice Bucaille bahwa semakin tinggi kemajuan ilmu pengetahuan manusia semakin nyata kebenaran isi kandungan al-Qu’ran.”

Drs. H. Chairuddin Dt. Majolelo Basa.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Padang Pariaman.
Pariaman, 3 Nopember 2010.

***************************************************************************************************

“Tiada kata yang dapat saya ucapkan dalam mengomentari karya besar al-mukarram DR. HALO–N, selain subhaanallah walhamdulillah. Buku ini ditulis sebagai hasil kajian penelitian yang mendalam dan telah menghasilkan penemuan besar seperti penemuan vaksin yang sesuai untuk mengobati suatu penyakit. Apalagi setiap pembuktian teori yang dikembangkan merujuk kepada penafsiran ayat-ayat al-Qur’an.”

Drs. H. Jauhar Mu’iz.S
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI),
Kota Pariaman.
Pariaman, 7 Nopember 2010.

***************************************************************************************************

“Buku tafsir Al Fathun Nawa merupakan buku tafsir yang mengupas isi kandungan al-Qur’an secara mendalam. Buku ini merupakan anugrah terbesar yang dimiliki oleh DR. HALO-N, karena beliau telah dilimpahkan oleh Allah s.w.t ilmu pengetahuan yang dalam, sehingga beliau dapat menyelesaikan buku tafsir ini. Kami sebagai pimpinan Pondok Pesantren Syekh Burhanuddin al-Muhajirin berharap semoga hasil dari kajian DR. HALO-N dapat dimanfaatkan oleh umat Islam khususnya dan umat manusia umumnya.”

Syekh  Burhanuddin al-Muhajirin.
Pimpinan Pondok Pesantren Pariaman.
Pariaman, 11 Nopember 2010

***************************************************************************************************

“Dengan mengucapkan rasa syukur ke hadirat Allah s.w.t. Lembaga Kerapatan Adat Alam Minang Kabau (LKAAM) Kabupaten Padang Pariaman menyambut positif usaha CV. Pustaka Al Fathun Nawa yang akan menerbitkan buku tafsir ayat al-Qur’an yang akan dapat menjadi perbendaharaan ilmu bagi umat Islam. Sebuah buku yang bisa digunakan untuk mendalami isi kandungan al-Qur’an sebagai pedoman umat dalam memperteguh ketaqwaan kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa.”

Abd. Gani Arif DT. RKY.Mudo.
Ketua Harian.
Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Padang Pariaman.
Pariaman, 5 Nopember 2010.

***************************************************************************************************

”Syukur Alhamdulillah, dengan izin Allah Yang Maha Kuasa, saya menyambut baik buku Al Fathun Nawa sebagai buku tafsir ayat al-Qur’an karya H. Ahmad Laksamana Bin Omar (DR. Halo-N) yang diterbitkan oleh CV. Pustaka Al Fathun Nawa.            

Saya sebagai Ketua Pengadilan Negeri Kelas IA Serang Propinsi Banten mendukung atau merekomendasikan agar CV. Pustaka Al Fathun Nawa dapat menerbitkan buku Al Fathun Nawa ini. Semoga buku ini bermanfaat bagi kaum muslimin dan sumbangan bagi kekayaan khazanah ilmu umat Islam umumnya.”

Syamsi, SH
Ketua Pengadilan Negeri
Kelas 1 A Serang
Serang, 13 Desember 2010

 ***************************************************************************************************

”Buku tafsir ini merupakan sebuah karya besar. Usaha untuk menyelesaikannya membutuhkan ilmu dan usaha keras dari Dr. Halo-N. Buku ini merupakan curahan pemikiran penulis yang menggali penafsiran al-Qur’an dengan menggabungkan metode-metode yang ada. Sehingga beliau dapat menyelesaikan penulisan buku tafsir tersebut.

Saya selaku pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ummah sangat mendukung hadirnya buku tafsir karya beliau tersebut ke hadapan pembaca. Saya mengimbau kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan hadirnya buku tafsir tersebut sebagai salah satu sumber penggalian ilmu pengetahuan dalam al-Qur’an. Diharapkan juga umat Islam dapat membaca dan memahami isi kandungan ayat-ayat al-Qur’an yang menjadi pedoman bagi kehidupan manusia di dunia sekaligus untuk mencapai kebahagiaan yang hakiki di akhirat kelak.”

Saiful Rijal Sholeh
Pengasuh Pondok Pesantren
Nurul Ummah
Bandar Lampung
12 Desember 2010

***************************************************************************************************

”Saya sebagai pimpinan Pondok Pesantren Jami’atul Mukminin Kecamatan Sintuk Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman, dari lubuk hati yang paling dalam mengapresiasi dan menyambut baik atas terbitnya buku ini. Mengingat masih belum begitu banyak buku yang membahas secara mendalam tentang penafsiran al-Qur’an, maka diharapkan buku ini dapat memperkaya khazanah ilmu keislaman. Semoga dengan terbitnya buku ini dapat menjelaskan tentang makna dan pemahaman mengenai al- Qur’an.”

Azwan Tuangku Sidi
Pimpinan Pondok Pesantren
Jami’atul Mukminin
Sintuk, 26 November 2010

Sambutan Tim Reviewer [SAINS]



Syukur alhamdulillah dipanjatkan ke hadirat Allah s.w.t atas kuasa dan inayah-Nya, sehingga kita dapat bersama-sama menatap kehadiran karya Al Fathun Nawa di tengah masyarakat. Buku ini merupakan satu karya  yang berisi penafsiran al-Qur’an yang menampakkan al-Qur’an sebagai induk (ibu) segala ilmu dan rahmat bagi sekalian alam.

Saya bersyukur dan merasa amat terharu kerana telah diberi peluang secara langsung untuk meneliti karya yang amat bermakna ini. Untuk pertama kali saya menemukan penafsiran setiap ayat al-Qur’an berdasarkan ayat al-Qur’an yang lain. Ini merupakan satu pendekatan baru yang inovatif. Karya ini juga menjelaskan penghujung makna pengajaran al-Qur’an yang bertujuan untuk memimpin manusia agar berhasil dalam kehidupan di dunia dan akhirat. Kesejahteraan di dunia akan membawa kepada kesejahteraan di akhirat. Insyaallah hal ini bisa direalisasikan seandainya kehidupan material sehari-hari di dunia ini dihiasi dengan keikhlasan dalam menghayati al-Qur’an.

Akhir kata saya ingin mengucapkan selamat kepada Dr. Halo-N atas karya penafsiran yang mendalam dan inovatif yang seterusnya menunjukkan sesuatu yang menggugah pemikiran dan memberikan semangat baru dalam memahami dan menghayati al-Qur’an. Diharapkan karya ini akan mendukung perjuangan umat Islam yang sebenarnya dalam kehidupan yang penuh tantangan ini. Semoga Allah memberkahi usaha beliau dalam lipatan sejarah

  
***************************************************************************************************




Sesungguhnya jauh dari perkiraan saya bahwa Thesis Ph.D atas nama saya telah dirujuk dan dijadikan bahan pemecah sejarah. Penemuan saya terhadap alkaloid (+) Pallidinine yang mengantarkan saya untuk meraih Ijazah Doktor Falsafah Sains jelas bukan satu permainan. Secara langsung tubuh sendiri dapat menyaksikan proses pembuktian teori al-Qur’an yang dibuktikan melalui satuan alkaloid yang saya temukan.

Saya bersyukur ke hadirat Allah s.w.t kerana dapat mencurahkan perasaan hati sendiri kepada masyarakat global bahwa al-Qur’an adalah memang al-Furqan. Satu mukjizat dari Yang Maha Esa. Saya sendiri merasakan satu kebanggaan apabila penemuan sains dapat membuktikan kesahihan dan kejituan isi furqan al-Qur’an yang terlindung di dalamnya.

Ketahuilah, sesungguhnya penemuan teori al-Qur’an oleh Dr. Halo-N khususnya dalam bidang Sains satuan (sebatian) alami (natural products) tidak bisa ditolak. Kehadirannya dalam dunia ilmu bisa diterima. Keajaiban hanya mungkin terbentuk pada tahap awal kedatangannya, tetapi percayalah setelah ini penggalian terhadap al-Qur’an akan terus terjadi dengan kelaziman penemuan teori dan formula oleh para peneliti. Bagaikan tumbuhnya kemampuan manusia untuk menghasilkan sekarung padi dari sebiji yang ditanam. Demikianlah rupa sejarah yang digali oleh Dr. Halo-N yang akan menjadi rangsangan kejituan hati para peneliti selanjutnya untuk meneliti mukjizat al-Qur’an.”

  University Malaya, Kuala Lumpur

***************************************************************************************************

Kata Sambutan Dr. Berna Elya
Department of Pharmacy, Universitas Indonesia, Kampus UI Depok, 16424, Indonesia.
Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh



Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga dicurahkan oleh Allah s.w.t kepada Nabi Muhammad s.a.w sahabat serta seluruh pengikutnya hingga akhir zaman. Amin.

Alhamdulillah atas karunia-Nya, saya diberi kesempatan untuk dapat memberikan kata sambutan  dalam buku Al Fathun Nawa. Kesempatan pemberian kata sambutan ini merupakan penghargaan yang besar; karena pengetahuan yang saya miliki sangat jauh bila dibandingkan dengan  pengetahuan yang dimiliki oleh Dr. Halo-N  yang telah menghasilkan tafsir al-Qur’an dengan pendekatan yang baru.

Al Fathun Nawa dalam bahasa Indonesia berarti “Ledakan Nuklir”. Menurut penulis, judul buku ini merujuk pada al-Qur’an surat al-Hasyr ayat: 21.  Menurut Dr. Halo-N, seandainya al-Qur’an itu dipahami dengan sebaik-baiknya, maka pemahaman itu akan mengandung energi yang luar biasa untuk memunculkan furqan atau inovasi-inovasi baru yang akan meningkatkan kualitas kehidupan  manusia, baik pada kehidupan dunia maupun kehidupan akhirat. Pemahaman yang baik itu akan muncul jika manusia membaca setiap ayat al-Qur’an. Membaca ayat-ayat al-Qur’an ini dimaksudkan tidak hanya sekedar membaca biasa, tetapi membaca ayat-ayat al-Qur’an secara ‘tadabbur’ sebagaimana yang dikehendaki oleh Allah s.w.t dalam al-Qur’an surat Muhammad ayat 24.

Dr. Halo-N telah memperkenalkan cara tadabbur atas ayat-ayat al-Qur’an yang benar melalui buku-nya Al Fathun Nawa yaitu tafsir ayat al-Qur’an dengan ayat al-Qur’an yang lain. Paradigma yang dikembangkannya adalah Tuhan-Qur’an-Furqan-Manusia-Kemanusiaan. Cara yang ditempuh untuk melakukan taddabur adalah dengan mencoba mempelajari keterkaitan antara ayat yang satu dengan ayat sebelum dan sesudahnya. Dia mempelajari pengertian ayat-ayat yang dibahas, mempelajari definisi istilah-istilah yang ada dalam ayat-ayat dan mempelajari keterkaitan ayat tersebut dalam konteks keseharian serta memahami ayat-ayat tersebut melalui arti dan pemahaman yang tersirat. Selanjutnya, setiap ayat yang menjadi ayat rujukan itu diklasifikasikan apakah ayat tersebut berperan atau kandungannya sebagai al Ayah, al Bayan, al Burhan atau al Furqan. Penyajian ayat-ayat yang dibahas oleh Dr.Halo-N sangat menarik karena disertai dengan 12 konsep penulisan. Kemudian pembacanya akan merasa mudah mengerti dan memicu munculnya pemahaman.

Dalam buku Al Fathun Nawa, Dr. Halo-N mengembangkan berbagai ijtihad yang baru. Misalnya setiap uraian tafsir pada ayat-ayat terkait tidak memisahkan antara kehidupan duniawi dengan kehidupan ukhrawi. Bahkan jika dibandingkan tafsir-tafsir al-Qur’an yang telah ada, Dr. Halo-N justru memperluas penafsiran ayat-ayat al-Qur’an pada kehidupan duniawi dengan harapan bahwa tafsir ayat-ayat tersebut akan memunculkan furqan atau inovasi dan kreasi dalam kehidupan yang berujung pada penyempurnaan peradaban manusia. Dr. Halo-N berharap. dengan pendekatan tafsir yang baru ini, umat Islam bisa terus maju seiring dengan kemajuan yang terjadi dalam kehidupan yang modern. Oleh karena itu, Dr. Halo-N sangat berharap agar para cendekiawan muslim dapat mengkontribusikan keilmuannya untuk dikembangkan dalam berbagai aspek kehidupan dengan merujuk dan berlandaskan kepada ayat-ayat al-Qur’an. Dr. Halo-N memerankan para cendekiawan muslim sebagai ulul albab, ulul absar ataupun sebagai ahl al dzikri.

Melalui bahasa-bahasa yang disampaikan, Dr. Halo-N terkesan sangat inspiratif bagi para generasi penerus, karena beliau sangat mendorong agar para generasi muda umat ini bisa berprestasi, baik berprestasi dalam kemuliaan akhlak, keluasan ilmu pengetahuan dan kesuksesan dalam mencapai kekayaan.

Al Fathun Nawa merupakan sebuah buku kajian al-Qur’an yang berhasil menginspirasi munculnya teori sains Qur’ani dalam berbagai ilmu seperti ilmu pendidikan, ilmu kerohanian, ilmu ekonomi dan ilmu kimia bahan alami (natural products). Terkait dengan ilmu kimia bahan alami, inspirasi yang didapatkan oleh Dr. Halo-N melalui berbagai ayat al-Qur’an telah menemukan Teori Nine Stars Halo-N, Teori Nawiah 9 x 45(1), Teori Nawiah 9 x 45(2) dan Teori Halo-N 9.2 Homolength. Pembuktian teori ini dilakukan oleh Center of Natural Products (CENAR) University Malaya yang diketuai oleh Prof. Datuk Dr. A. Hamid A. Hadi.  Teori ini sangat bermanfaat untuk perkembangan  keilmuan dalam bidang kimia bahan alami yang berguna bagi penemuan obat-obat baru. Akhir kata saya ingin mengucapkan selamat kepada Dr. Halo-N. Semoga Allah senantiasa memberi karunia kesehatan dan memberkahi kehidupannya. Semoga melalui kontribusi pemikirannya ini Dr. Halo-N dapat memberi andil dalam kemunculan kejayaan umat Islam pada masa yang akan datang. Amin ya rabbal ‘alamiin. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


 Dr. Berna Elya, Apt. MSi

***************************************************************************************************
Nilai Kepentingan Al Fathun Nawa Untuk Dimiliki
Sambutan dan Tanggapan Tim Reviewer

 

“Al Fathun Nawa itu adalah penawar dan pengisi kekosongan jiwa. Penawar hati dan penawar jiwa yang diisi dengan resep ketuhanan, ketauhidan dan kejituan iman. Satu bahasa jiwa yang memperlihatkan secara nyata intisari pengertian al-Qur’an. Sebuah buku yang memantapkan jiwa yang padat dan mengisi jiwa yang kosong.”


  
***************************************************************************************************




“Al Fathun Nawa adalah sebuah buku yang memantapkan alasan (hujah). Konsep qat’iy yang membuktikan sesuatu yang qat’iy. Beralasan dengan sebuah bukti yang qat’i akan membuat isi perbincangan menjadi mantap, padat dan sedap. Satu pembaharuan dalam konteks bersandar dengan ilmu. Satu kesinambungan kebenaran yang jarang sekali ditunjukkan oleh tulisan-tulisan lain. Satu usaha yang pasti akan mendapat sambutan dari berbagai kalangan. Satu perkembangan yang harus diberi sambutan.”


***************************************************************************************************

Profesor Dr. Haji Musa Abu Hassan

“Inilah sebuah buku yang berhasil memperlihatkan secara nyata rahasia keinginan orang banyak dalam melihat pengertian makna penafsiran sebuah mukjizat (al-Qur’an). Sebuah buku yang berhasil mengusik kesepian hati untuk menggali rahasia al-Qur’an yang bernama al-Furqan. Satu keberanian, satu usaha yang pasti akan disambut oleh dunia luas.”



  
***************************************************************************************************



“Ketahuilah, bahwa telah menjadi fitrah setiap jiwa untuk ingin bertuhan dan ingin mendekati Tuhan. Perasaan seperti ini akan terus menyelubungi jiwa. Akan tetapi jarang hati yang dapat merasakan dekatnya Tuhan pada diri. Namun setelah meneliti tulisan dalam buku Al Fathun Nawa, maka perasaan Tuhan itu dekat dan Tuhan itu sangat dekat senantiasa terwujud. Sesungguhnya inilah satu kelebihan pendekatan dan penyampaian Al Fathun Nawa dengan lipatan sebuah berkah penulisan. Satu penulisan hati yang berhasil menyentuh jiwa pembaca dan mencari titik-titik penyatuan antara perasaan dan hati dan dari sudut hubungan dengan Tuhan dan alam semesta.”




***************************************************************************************************



“Membaca buku Al Fathun Nawa seperti membuka pintu ilmu yang tidak ada batasan. Buku ini mampu memenuhi keperluan jiwa yang dahaga ilmu untuk memberi arti dan makna kehidupan serta menemukan tujuan mengapa diri diciptakan Tuhan. Kupasan yang terperinci dalam buku ini dapat memberi pemahaman yang mendalam dan dapat meningkatkan penghayatan pembaca.  Satu pencetus hidangan al-Qur’an sebagai rahmat bagi sekalian alam. Terima kasih.”
 
Profesor Dr. Jariah Masud
Senior Research Fellow
Institute Gerontology
University Putra Malaysia
43400 Serdang, Selangor

***************************************************************************************************

Profesor Dr. Hj. Azimi Hj. Hamzah
Jabatan Pemajuan Profesional & Pendidikan Lanjutan
Fakulti Pengajian Pendidikan
Universiti Putra Malaysia



Assalamualaikum wbt.
Allah SWT penentu segala-galanya. Allah SWT membuka hijab untuk Dr. Halo-N meneliti Al Quran dari perspektif yang unik bagi manfaatkan khazanahNya seperti yang dimuatkan dalam Al Fathun Nawa. Saya mendoakan anak didik UPM ini yang tidak terikat dengan kebiasaan insan, dipermudahkan Allah SWT dalam menyerlahkan potensi dirinya ke arah kejayaan yang agong.



***************************************************************************************************
Mantan Timbalan Dekan
Pusat Pengajian Kejuruteraan Awam
Universiti Sains  Malaysia



Binuriwajhillahil ‘Azim
Wabismillahirrahmanirrahim.
Assalamu alaikum wrt.

Pertama-tamanya saya ingin mengucapkan syukur kehadrat Illahi kerana Dr. Halo-N memberi penghargaan yang amat tinggi kepada saya untuk mengucap sepatah  kata dalam buku khazanahnya Al Fathun Nawa yang  amat menakjubkan ini.

Sesungguhnya penemuan dan penerokaan ilmu Al-Quraan sebagai pembuktian Kalamullah oleh Dr Halo-N sebagai ahli sains Al-Quraan  di zaman ini amat mengkagumkan saya. Ia merupakan ‘findings‘ yang amat menakjubkan sehingga saya berpendapat dalam dunia sekarang belum ada lagi ahli sains yang dapat mengaitkan Al-Quraan dengan penemuan sains  yang amat jelas dan dapat dihuraikan dengan terperinci mengikut kaedah saintifik untuk kegunaan manusia sejagat. Sesungguhnya benarlah Al-Quraan itu sebagai Kalamullah dan bukan ciptaan manusia dengan pembuktian yang telah dilakukan oleh Dr. Halo-N ini. Saya yakin banyak lagi khazanah penemuan yang akan diterokai dan diketemui oleh  Dr Halo-N pada masa yang akan datang. Ayuh !!! kita berdoa  agar  sama-sama kita dapat manfaat dari hasil penemuan Dr-Halo-N ini untuk kegunaan dan kebaikan serta kesejahteraan manusia sejagat.

Selamat Maju Jaya dan Wassalam.


Pengakuan Dunia Internasional




Semua butir pengakuan dan pernyataan yang saya buat dalam buku Al Fathun Nawa ini adalah satu pengakuan berdasarkan kelayakan dan kepakaran saya dalam bidang ’Natural Products’. Pengakuan yang saya buat ini bersifat pernyataan pribadi dan muncul dari keikhlasan hati saya sepenuhnya. Semoga hal ini dapat dipahami.

Saya yang yang menyatakan


Profesor Datuk Dr. A. Hamid A. Hadi.
Fellow Akademi Sains Malaysia (F.A.Sc).

***************************************************************************************
  






***************************************************************************************

Sepatah Kata
Profesor Datuk Dr. A. Hamid A. Hadi
 Bismillahirrahmanirrahim

Saya bersyukur ke hadirat Allah s.w.t., karena telah diberi peluang untuk menyampaikan sepatah dua kata untuk diabadikan dalam buku Al Fathun Nawa yang ditulis oleh Y.Bhg. Dato’ Dr. Hj. Ahmad Laksamana Hj Omar (Dr. Halo-N).

Dalam kesempatan ini saya ingin mengucapkan selamat dan sukses kepada Y.Bhg. Dr. Halo-N atas usaha beliau untuk menyelesaikan buku Al Fathun Nawa. Sebuah buku penafsiran ayat-ayat al-Qur’an yang dapat mengolah sebahagian dari rahasia al-Qur’an. Keberhasilan yang sampai pada tingkat menghasilkan teori dan formula sains. Penemuan formula sains berdasaskan tafsiran ayat-ayat al-Qur’an merupakan satu metode yang paling unggul dan bisa dikategorikan sebagai metode yang diperkenalkan pertama kali di dunia.

Penemuan teori dan formula The Nine Stars Halo-N, formula Nawiah 9×45(1), formula Nawiah 9×45(2) dan formula Halo-N 9.2 Homolength dalam bidang ’Natural Products’ telah dapat dibuktikan melalui penelitian yang saya lakukan bersama Ibu Hanita Omar. Oleh karena itu, buku al-Fathun Nawa ini bisa dianggap sebagai satu bahan bacaan yang amat penting untuk semua masyarakat demi untuk meningkatkan pengetahuan yang berguna dalam kehidupan di dunia dan di akhirat.

Dalam kesempatan ini saya juga memberikan pengakuan kepada Y.Bhg. Dr. Halo-N sebagai Ahli sains (Saintis) al-Quran yang pertama di dunia. Sosok yang akan menjadi kebanggaan Malaysia dan dunia dalam sejarah ilmu dan keilmuan.
Sekian dan wassalam,



Profesor Datuk Dr. A.Hamid  A. Hadi.
Fellow Akademi Sains Malaysia (F.A.Sc).

***************************************************************************************
Pengumuman Pernyataan dan Pengakuan (Pertama).
                        
Kepada Siapa Yang Berkenaan.

PENGAKUAN ’THE NINE STARS Halo-N THEORY’ DALAM BIDANG NATURAL PRODUCTS

Dengan segala hormat, pengakuan di atas merujuk:

2.         Dengan gembira saya umumkan bahwa ’The Nine Stars Halo-N Theory’ yang diambil dari buku Al Fathun Nawa karangan Dato’ Dr. Haji Ahmad Laksamana bin Omar (Dr. Halo-N) yang berasal dari penafsiran ayat-ayat al-Qur’an telah dapat saya buktikan dalam hasil kajian penelitian yang saya lakukan bersama Ibu Hanita binti Omar.

3.         Pembuktian teori ini bisa disifatkan sebagai suatu penemuan besar. Terutama ketika penemuan ini dikaitkan dengan penafsiaran al-Qur’an. Dapat dipahami bahwa sebelumnya belum ada teori seperti ini yang dibangun dari ayat-ayat al-Qur’an dan seterusnya dibuktikan melalui sains.

4.         Saya berhasrat untuk menggunakan teori ini sepenuhnya dalam penelitian saya dan seterusnya mengembangkan teori ini dalam bidang natural products ke seluruh pelosok dunia.

5.         Oleh karena itu, dengan sukacita saya mengakui teori ’The Nine Stars Halo-N’ dalam bidang natural products.

Sekian terima kasih.



Profesor Datuk Dr. A. Hamid A. Hadi.
Fellow Akademi Sains Malaysia (F.A.Sc).

***************************************************************************************

Pengumuman Pernyataan dan Pengakuan (Kedua).

 Kepada Siapa Yang Berkenaan.

PENGAKUAN ’TEORI NAWIAH 9 X 45 (1)’ DALAM BIDANG NATURAL PRODUCTS

Dengan hormat, perkara di atas merujuk.

2.         Dengan gembira saya umumkan bahwa Teori Nawiah  9 x 45 (1) yang diambil dari buku Al Fathun Nawa karangan Dato’ Dr. Haji Ahmad Laksamana Bin Omar (Dr. Halo-N) yang berasal dari penafsiran ayat al-Qur’an telah dapat saya buktikan kebenarannya dalam kajian penelitian yang saya lakukan bersama Ibu Hanita binti Omar dalam bidang ’natural products’.

3.         Pembuktian teori ini bisa disifatkan sebagai sebuah penemuan besar. Terutama ketika penemuan ini dikaitkan dengan penafsiran ayat-ayat al-Qur’an. Sesungguhnya sebelum ini belum ada teori seperti ini yang dapat dibangun dari penafsiran ayat-ayat al-Qur’an dan seterusnya dibuktikan melalui sains modern. Dengan adanya penemuan teori ini dan Teori Nine Stars Halo-N sebelumnya, maka teori ini bisa dikembangkan dalam penelitian ’natural products’ untuk dapat digunakan sebagai jalan (tool) untuk mencari penawar berbagai penyakit.

4.         Berdasarkan hal ini saya mengambil kesempatan untuk mengakui bahwa Teori Nawiah 9 x 45 (1) adalah sebuah teori yang benar dalam bidang natural products dan menyatakan bahwa Y.Bhg Dato’  Dr. Haji Ahmad Laksamana bin  Omar (Dr. Halo-N) sebagai  seorang Ahli Sains al-Qur’an yang pertama di dunia. Sosok yang pasti menjadi kebanggaan Malaysia khususnya dan dunia umumnya.

Sekian dan terima kasih.



Profesor Datuk Dr. A. Hamid A. Hadi.
Fellow Akademi Sains Malaysia (F.A.Sc).

***************************************************************************************

Pengumuman Pernyataan dan Pengakuan (Ketiga).

Kepada Siapa Yang Berkenaan.

PENGAKUAN ’TEORI NAWIAH 9 X 45 (2)’ DALAM BIDANG NATURAL PRODUCTS

Dengan hormat, perkara di atas merujuk:

2.              Sesungguhnya telah nyata dan terbukti bahwa Y.Bhg Dato’ Dr. Hj. Ahmad Laksamana bin Omar (Dr. Halo-N) sebagai pengarang buku Al Fathun Nawa adalah Ahli Sains al-Qur’an yang pertama di dunia. Penemuan Teori 9 Stars Halo-N dan Teori Nawiah 9 x 45 (1) serta penemuan teori terbarunya Teori Nawiah 9 x 45 (2) yang diambil dari buku Al Fathun Nawa yang berasal dari penafsiran ayat-ayat al-Qur’an, sekali lagi telah dapat saya buktikan kebenarannya melalui hasil kajian penelitian yang saya lakukan bersama Ibu Hanita Omar dalam bidang ’natural products.’

3.              Pembuktian kebenaran Teori Nawiah 9 x 45 (2) ini disifatkan sebagai suatu penemuan besar. Terutama ketika penemuan ini dikaitkan dengan penafsiran ayat-ayat al-Qur’an. Dapat dipahami bahwa sebelum ini tidak ditemui ada terdapat teori-teori seperti ini yang dibangun berdasarkan penafsiran ayat-ayat al-Qur’an dan seterusnya dibuktikan melalui penelitian sains modern. Dengan adanya penemuan teori ini serta Teori 9 Stars Halo-N sebelumnya, maka teori ini dapat dikembangkan dalam penelitian lanjutan tentang ’natural products’ untuk bisa digunakan sebagai cara (tool) untuk mencari penawar berbagai penyakit.

4.              Dengan ini saya mengakui bahwa Teori Nawiah 9 x 45 (2) adalah satu teori yang benar dalam bidang ’natural products’ dan sekali lagi saya menyifatkan Y. Bhg Dato’ Dr. Halo-N sebagai Ahli Sains al-Quran yang pertama di dunia. Sosok yang semestinya menjadi kebanggaan negara Malaysia khususnya dan dunia umumnya.

Sekian dan terima kasih.



Profesor Datuk Dr. A. Hamid A. Hadi.
Fellow Akademik Sains Malaysia (F.A.Sc).


***************************************************************************************

Pengumuman Pernyataan dan Pengakuan (Keempat).

Kepada Siapa Yang Berkenaan.

PENGAKUAN ’TEORI HALO-N 9.2 HOMOLENGTH’ DALAM BIDANG NATURAL PRODUCTS.

Dengan hormat, saya merujuk kepada hal yang disebutkan di atas.

2.         Dengan gembira diumumkan bahwa ”TEORI Halo-N 9.2 HOMOLENGTH yang berfungsi untuk memastikan apakah satu satuan (sebatian) dalam ’natural products’ sebagai satu enantiomer tulin atau campuran enantiomer telah dapat dibuktikan melalui metode saintifik. Teori ini juga telah dibangun oleh Y. Bhg Dato’ Dr. Halo-N dengan panduan penafsiran ayat-ayat al-Qur’an dan dibuktikan melalui hasil kajian penelitian yang saya lakukan bersama Ibu Hanita Omar dalam bidang natural products.

3.         Penemuan teori baru ini tidak saja akan memudahkan para ahli sains untuk memastikan satuan tersebut, bahkan teori ini serta teori-teori yang lain iaitu Teori 9 Stars Halo-N, Teori Nawiah 9 x 45 (1), Teori Nawiah 9 x 45 (2) dapat dikembangkan  dalam penelitian natural products untuk dapat digunakan sebagai cara (tool) untuk mencari penawar berbagai penyakit.

4. Dengan gembira saya mengakui ’TEORI Halo-N 9.2  HOMOLENGTH’  dalam bidang ’natural products’.

Sekian dan terima kasih.



Profesor Datuk Dr. A. Hamid A. Hadi.
Fellow Akademi Sains Malaysia (F.A.Sc).
***************************************************************************************
Pengesahan Ibu Hanita Omar
Tentang Penelitian Teori Dalam Buku Al Fathun Nawa

Kepada Siapa Yang Berkenaan.

PENGESAHAN EMPAT TEORI Al-QURAN DARI BUKU Al FATHUN NAWA

Dengan hormat saya merujuk kepada hal-hal yang tersebut di atas.

2.         Diberitahukan bahwa empat teori al-Qur’an yang diciptakan oleh Y.Bhg. Dato’ Dr. Haji Ahmad Laksamana  Bin  Haji Omar (Dr. Halo-N) telah saya teliti dalam penelitian sepenuhnya bersama Y.Bhg. Profesor Datuk Dr. A. Hamid A. Hadi dan penelitian yang berkaitan dengan teori itu telah berhasil disempurnakan.

3.         Sebagai informasi dengan gembira dinyatakan bahwa berdasarkan kajian sains yang dilakukan, kami menemukan bahwa empat teori dan formula, iaitu  Teori Nine Stars Halo-N, Teori Nawiah 9 x 45 (1), Teori Nawiah 9 x 45 (2) dan Teori Halo-N 9.2 Homolength  telah diakui sah sebagai satu teori mutakhir dalam bidang pengajian natural products. Hal ini telah diinformasikan oleh Y.Bhg. Profesor Datuk Dr. A. Hamid A. Hadi kepada saya secara resmi.

4.         Seterusnya, saya ingin mengambil kesempatan untuk mengucapkan selamat kepada Y.Bhg. Dato’ Dr. Halo-N atas keberhasilannya menafsirkan kitab suci al-Qur’an sampai ke tahap dibangunnya empat teori al-Qur’an. Teori-teori ini bersifat satu penemuan yang amat besar. Bahkan bisa menjadi pelopor sejarah peradaban Islam dari segi al-Qur’an dan furqannya. Satu kejayaan yang tidak bisa ditolak. Keberhasilan ini akan  menjadi kebanggaan seluruh umat Islam di dunia kerana telah menampakkan seorang Ahli Sains al-Qur’an. Oleh sebab itu, Y.Bhg. Dato’ Dr. Halo-N telah menjadi Ahli Sains al-Qur’an yang pertama di dunia.

5.         Saya sangat bangga karena telah diberi peluang bersama Y.Bhg. Profesor Datuk Dr. A. Hamid A. Hadi untuk membuktikan secara saintifik teori-teori tersebut serta bisa digunakan secara langsung oleh dunia dalam menyelesaikan kesulitan dan kepayahan para ahli sains natural products selama ini. Sesungguhnya dengan adanya teori dan formula al-Qur’an ini akan menjadi salah satu jalan penyelesaian yang diharapkan.

Sekian dan terima kasih.



Hanita Binti Omar,  M.Sc
Peneliti Teori Buku Al Fathun Nawa.