
Syukur alhamdulillah dipanjatkan ke hadirat Allah s.w.t atas kuasa dan inayah-Nya, sehingga kita dapat bersama-sama menatap kehadiran karya Al Fathun Nawa di tengah masyarakat. Buku ini merupakan satu karya yang berisi penafsiran al-Qur’an yang menampakkan al-Qur’an sebagai induk (ibu) segala ilmu dan rahmat bagi sekalian alam.
Saya bersyukur dan merasa amat terharu kerana telah diberi peluang secara langsung untuk meneliti karya yang amat bermakna ini. Untuk pertama kali saya menemukan penafsiran setiap ayat al-Qur’an berdasarkan ayat al-Qur’an yang lain. Ini merupakan satu pendekatan baru yang inovatif. Karya ini juga menjelaskan penghujung makna pengajaran al-Qur’an yang bertujuan untuk memimpin manusia agar berhasil dalam kehidupan di dunia dan akhirat. Kesejahteraan di dunia akan membawa kepada kesejahteraan di akhirat. Insyaallah hal ini bisa direalisasikan seandainya kehidupan material sehari-hari di dunia ini dihiasi dengan keikhlasan dalam menghayati al-Qur’an.
Akhir kata saya ingin mengucapkan selamat kepada Dr. Halo-N atas karya penafsiran yang mendalam dan inovatif yang seterusnya menunjukkan sesuatu yang menggugah pemikiran dan memberikan semangat baru dalam memahami dan menghayati al-Qur’an. Diharapkan karya ini akan mendukung perjuangan umat Islam yang sebenarnya dalam kehidupan yang penuh tantangan ini. Semoga Allah memberkahi usaha beliau dalam lipatan sejarah

***************************************************************************************************

Sesungguhnya jauh dari perkiraan saya bahwa Thesis Ph.D atas nama saya telah dirujuk dan dijadikan bahan pemecah sejarah. Penemuan saya terhadap alkaloid (+) Pallidinine yang mengantarkan saya untuk meraih Ijazah Doktor Falsafah Sains jelas bukan satu permainan. Secara langsung tubuh sendiri dapat menyaksikan proses pembuktian teori al-Qur’an yang dibuktikan melalui satuan alkaloid yang saya temukan.
Saya bersyukur ke hadirat Allah s.w.t kerana dapat mencurahkan perasaan hati sendiri kepada masyarakat global bahwa al-Qur’an adalah memang al-Furqan. Satu mukjizat dari Yang Maha Esa. Saya sendiri merasakan satu kebanggaan apabila penemuan sains dapat membuktikan kesahihan dan kejituan isi furqan al-Qur’an yang terlindung di dalamnya.
Ketahuilah, sesungguhnya penemuan teori al-Qur’an oleh Dr. Halo-N khususnya dalam bidang Sains satuan (sebatian) alami (natural products) tidak bisa ditolak. Kehadirannya dalam dunia ilmu bisa diterima. Keajaiban hanya mungkin terbentuk pada tahap awal kedatangannya, tetapi percayalah setelah ini penggalian terhadap al-Qur’an akan terus terjadi dengan kelaziman penemuan teori dan formula oleh para peneliti. Bagaikan tumbuhnya kemampuan manusia untuk menghasilkan sekarung padi dari sebiji yang ditanam. Demikianlah rupa sejarah yang digali oleh Dr. Halo-N yang akan menjadi rangsangan kejituan hati para peneliti selanjutnya untuk meneliti mukjizat al-Qur’an.”

University Malaya, Kuala Lumpur
***************************************************************************************************
Kata Sambutan Dr. Berna Elya
Department of Pharmacy, Universitas Indonesia, Kampus UI Depok, 16424, Indonesia.
Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga dicurahkan oleh Allah s.w.t kepada Nabi Muhammad s.a.w sahabat serta seluruh pengikutnya hingga akhir zaman. Amin.
Alhamdulillah atas karunia-Nya, saya diberi kesempatan untuk dapat memberikan kata sambutan dalam buku Al Fathun Nawa. Kesempatan pemberian kata sambutan ini merupakan penghargaan yang besar; karena pengetahuan yang saya miliki sangat jauh bila dibandingkan dengan pengetahuan yang dimiliki oleh Dr. Halo-N yang telah menghasilkan tafsir al-Qur’an dengan pendekatan yang baru.
Al Fathun Nawa dalam bahasa Indonesia berarti “Ledakan Nuklir”. Menurut penulis, judul buku ini merujuk pada al-Qur’an surat al-Hasyr ayat: 21. Menurut Dr. Halo-N, seandainya al-Qur’an itu dipahami dengan sebaik-baiknya, maka pemahaman itu akan mengandung energi yang luar biasa untuk memunculkan furqan atau inovasi-inovasi baru yang akan meningkatkan kualitas kehidupan manusia, baik pada kehidupan dunia maupun kehidupan akhirat. Pemahaman yang baik itu akan muncul jika manusia membaca setiap ayat al-Qur’an. Membaca ayat-ayat al-Qur’an ini dimaksudkan tidak hanya sekedar membaca biasa, tetapi membaca ayat-ayat al-Qur’an secara ‘tadabbur’ sebagaimana yang dikehendaki oleh Allah s.w.t dalam al-Qur’an surat Muhammad ayat 24.
Dr. Halo-N telah memperkenalkan cara tadabbur atas ayat-ayat al-Qur’an yang benar melalui buku-nya Al Fathun Nawa yaitu tafsir ayat al-Qur’an dengan ayat al-Qur’an yang lain. Paradigma yang dikembangkannya adalah Tuhan-Qur’an-Furqan-Manusia-Kemanusiaan. Cara yang ditempuh untuk melakukan taddabur adalah dengan mencoba mempelajari keterkaitan antara ayat yang satu dengan ayat sebelum dan sesudahnya. Dia mempelajari pengertian ayat-ayat yang dibahas, mempelajari definisi istilah-istilah yang ada dalam ayat-ayat dan mempelajari keterkaitan ayat tersebut dalam konteks keseharian serta memahami ayat-ayat tersebut melalui arti dan pemahaman yang tersirat. Selanjutnya, setiap ayat yang menjadi ayat rujukan itu diklasifikasikan apakah ayat tersebut berperan atau kandungannya sebagai al Ayah, al Bayan, al Burhan atau al Furqan. Penyajian ayat-ayat yang dibahas oleh Dr.Halo-N sangat menarik karena disertai dengan 12 konsep penulisan. Kemudian pembacanya akan merasa mudah mengerti dan memicu munculnya pemahaman.
Dalam buku Al Fathun Nawa, Dr. Halo-N mengembangkan berbagai ijtihad yang baru. Misalnya setiap uraian tafsir pada ayat-ayat terkait tidak memisahkan antara kehidupan duniawi dengan kehidupan ukhrawi. Bahkan jika dibandingkan tafsir-tafsir al-Qur’an yang telah ada, Dr. Halo-N justru memperluas penafsiran ayat-ayat al-Qur’an pada kehidupan duniawi dengan harapan bahwa tafsir ayat-ayat tersebut akan memunculkan furqan atau inovasi dan kreasi dalam kehidupan yang berujung pada penyempurnaan peradaban manusia. Dr. Halo-N berharap. dengan pendekatan tafsir yang baru ini, umat Islam bisa terus maju seiring dengan kemajuan yang terjadi dalam kehidupan yang modern. Oleh karena itu, Dr. Halo-N sangat berharap agar para cendekiawan muslim dapat mengkontribusikan keilmuannya untuk dikembangkan dalam berbagai aspek kehidupan dengan merujuk dan berlandaskan kepada ayat-ayat al-Qur’an. Dr. Halo-N memerankan para cendekiawan muslim sebagai ulul albab, ulul absar ataupun sebagai ahl al dzikri.
Melalui bahasa-bahasa yang disampaikan, Dr. Halo-N terkesan sangat inspiratif bagi para generasi penerus, karena beliau sangat mendorong agar para generasi muda umat ini bisa berprestasi, baik berprestasi dalam kemuliaan akhlak, keluasan ilmu pengetahuan dan kesuksesan dalam mencapai kekayaan.
Al Fathun Nawa merupakan sebuah buku kajian al-Qur’an yang berhasil menginspirasi munculnya teori sains Qur’ani dalam berbagai ilmu seperti ilmu pendidikan, ilmu kerohanian, ilmu ekonomi dan ilmu kimia bahan alami (natural products). Terkait dengan ilmu kimia bahan alami, inspirasi yang didapatkan oleh Dr. Halo-N melalui berbagai ayat al-Qur’an telah menemukan Teori Nine Stars Halo-N, Teori Nawiah 9 x 45(1), Teori Nawiah 9 x 45(2) dan Teori Halo-N 9.2 Homolength. Pembuktian teori ini dilakukan oleh Center of Natural Products (CENAR) University Malaya yang diketuai oleh Prof. Datuk Dr. A. Hamid A. Hadi. Teori ini sangat bermanfaat untuk perkembangan keilmuan dalam bidang kimia bahan alami yang berguna bagi penemuan obat-obat baru. Akhir kata saya ingin mengucapkan selamat kepada Dr. Halo-N. Semoga Allah senantiasa memberi karunia kesehatan dan memberkahi kehidupannya. Semoga melalui kontribusi pemikirannya ini Dr. Halo-N dapat memberi andil dalam kemunculan kejayaan umat Islam pada masa yang akan datang. Amin ya rabbal ‘alamiin. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Dr. Berna Elya, Apt. MSi
***************************************************************************************************
Nilai Kepentingan Al Fathun Nawa Untuk Dimiliki
Sambutan dan Tanggapan Tim Reviewer
“Al Fathun Nawa itu adalah penawar dan pengisi kekosongan jiwa. Penawar hati dan penawar jiwa yang diisi dengan resep ketuhanan, ketauhidan dan kejituan iman. Satu bahasa jiwa yang memperlihatkan secara nyata intisari pengertian al-Qur’an. Sebuah buku yang memantapkan jiwa yang padat dan mengisi jiwa yang kosong.”

***************************************************************************************************

“Al Fathun Nawa adalah sebuah buku yang memantapkan alasan (hujah). Konsep qat’iy yang membuktikan sesuatu yang qat’iy. Beralasan dengan sebuah bukti yang qat’i akan membuat isi perbincangan menjadi mantap, padat dan sedap. Satu pembaharuan dalam konteks bersandar dengan ilmu. Satu kesinambungan kebenaran yang jarang sekali ditunjukkan oleh tulisan-tulisan lain. Satu usaha yang pasti akan mendapat sambutan dari berbagai kalangan. Satu perkembangan yang harus diberi sambutan.”
***************************************************************************************************
Profesor Dr. Haji Musa Abu Hassan

“Inilah sebuah buku yang berhasil memperlihatkan secara nyata rahasia keinginan orang banyak dalam melihat pengertian makna penafsiran sebuah mukjizat (al-Qur’an). Sebuah buku yang berhasil mengusik kesepian hati untuk menggali rahasia al-Qur’an yang bernama al-Furqan. Satu keberanian, satu usaha yang pasti akan disambut oleh dunia luas.”
***************************************************************************************************

“Ketahuilah, bahwa telah menjadi fitrah setiap jiwa untuk ingin bertuhan dan ingin mendekati Tuhan. Perasaan seperti ini akan terus menyelubungi jiwa. Akan tetapi jarang hati yang dapat merasakan dekatnya Tuhan pada diri. Namun setelah meneliti tulisan dalam buku Al Fathun Nawa, maka perasaan Tuhan itu dekat dan Tuhan itu sangat dekat senantiasa terwujud. Sesungguhnya inilah satu kelebihan pendekatan dan penyampaian Al Fathun Nawa dengan lipatan sebuah berkah penulisan. Satu penulisan hati yang berhasil menyentuh jiwa pembaca dan mencari titik-titik penyatuan antara perasaan dan hati dan dari sudut hubungan dengan Tuhan dan alam semesta.”

***************************************************************************************************

“Membaca buku Al Fathun Nawa seperti membuka pintu ilmu yang tidak ada batasan. Buku ini mampu memenuhi keperluan jiwa yang dahaga ilmu untuk memberi arti dan makna kehidupan serta menemukan tujuan mengapa diri diciptakan Tuhan. Kupasan yang terperinci dalam buku ini dapat memberi pemahaman yang mendalam dan dapat meningkatkan penghayatan pembaca. Satu pencetus hidangan al-Qur’an sebagai rahmat bagi sekalian alam. Terima kasih.”
Profesor Dr. Jariah Masud
Senior Research Fellow
Institute Gerontology
University Putra Malaysia
43400 Serdang, Selangor
***************************************************************************************************
Profesor Dr. Hj. Azimi Hj. Hamzah
Jabatan Pemajuan Profesional & Pendidikan Lanjutan
Fakulti Pengajian Pendidikan
Universiti Putra Malaysia

Assalamualaikum wbt.
Allah SWT penentu segala-galanya. Allah SWT membuka hijab untuk Dr. Halo-N meneliti Al Quran dari perspektif yang unik bagi manfaatkan khazanahNya seperti yang dimuatkan dalam Al Fathun Nawa. Saya mendoakan anak didik UPM ini yang tidak terikat dengan kebiasaan insan, dipermudahkan Allah SWT dalam menyerlahkan potensi dirinya ke arah kejayaan yang agong.

***************************************************************************************************
Mantan Timbalan Dekan
Pusat Pengajian Kejuruteraan Awam
Universiti Sains Malaysia

Binuriwajhillahil ‘Azim
Wabismillahirrahmanirrahim.
Assalamu alaikum wrt.
Pertama-tamanya saya ingin mengucapkan syukur kehadrat Illahi kerana Dr. Halo-N memberi penghargaan yang amat tinggi kepada saya untuk mengucap sepatah kata dalam buku khazanahnya Al Fathun Nawa yang amat menakjubkan ini.
Sesungguhnya penemuan dan penerokaan ilmu Al-Quraan sebagai pembuktian Kalamullah oleh Dr Halo-N sebagai ahli sains Al-Quraan di zaman ini amat mengkagumkan saya. Ia merupakan ‘findings‘ yang amat menakjubkan sehingga saya berpendapat dalam dunia sekarang belum ada lagi ahli sains yang dapat mengaitkan Al-Quraan dengan penemuan sains yang amat jelas dan dapat dihuraikan dengan terperinci mengikut kaedah saintifik untuk kegunaan manusia sejagat. Sesungguhnya benarlah Al-Quraan itu sebagai Kalamullah dan bukan ciptaan manusia dengan pembuktian yang telah dilakukan oleh Dr. Halo-N ini. Saya yakin banyak lagi khazanah penemuan yang akan diterokai dan diketemui oleh Dr Halo-N pada masa yang akan datang. Ayuh !!! kita berdoa agar sama-sama kita dapat manfaat dari hasil penemuan Dr-Halo-N ini untuk kegunaan dan kebaikan serta kesejahteraan manusia sejagat.
Selamat Maju Jaya dan Wassalam.


No comments:
Post a Comment