BOOK: AL FATHUN NAWA “Qur’an–Tuhan–Furqan–Manusia–Kemanusiaan”
By Dr. HALO-N, The First Qur’anic Scientist of the World
Published by Direktur Wandi, C.V. Pustaka Al Fathun Nawa, Pariaman, Indonesia (20 October 2010)
Description Al Fathun Nawa
Al Fathun Nawa means Explosion of Nuclear (Ledakan Nuklear)
The book interprets the al-Qur’an with its own verses through ‘slicing methodology’ and logical explanation. The book describes ways toward prosperity in life through the understanding of al-Qur’an.
Reference: The Application of Al-Qur’an based on Scientific Approach
1) Malaysian Journal of Pharmaceutical Sciences, Supplement No. 1, ISSN 1675-7319, 2010 – The Application of The Nine Star Halo-N Theory in The Natural Product Research by A. Hamid A. Hadi, Hanita Omar and Ahmad Laksamana Omar, Department of Chemistry, University of Malaya, 50603 Kuala Lumpur, Malaysia. Yayasan Gual Periok, Gual Periok, Kelantan, Malaysia.
Declaration by Professor Datuk Dr. A. Hamid A. Hadi (F.A.Sc) and Ibu Hanita M. Sc.
1) Professor Datuk Dr. A. Hamid A. Hadi, Fellow Akademi Sains Malaysia (F.A.Sc), IBC Top 100 Scientists 2011 in the arena of Natural Products, International Biographical Centre of Headquarters in Cambridge, England:
“Semua butir pengakuan dan pernyataan yang saya buat dalam buku Al Fathun Nawa ini adalah satu pengakuan berdasarkan kelayakan dan kepakaran saya dalam bidang ‘Natural Products’. Pengakuan yang saya buat ini bersifat pernyataan peribadi dan muncul dari keikhlasan hati saya sepenuhnya.” - 1.7.2010.
2) Ibu Hanita Omar, M. Sc., Peneliti Teori Buku Al Fathun Nawa, University of Malaya, 50603 Kuala Lumpur, Malaysia:
“Diberitahukan bahwa empat teori al-Qur’an yang diciptakan oleh Y.Bhg. Dato’ Dr. Haji Ahmad Laksamana bin Haji Omar (Dr. Halo-N) telah saya teliti dalam penelitian sepenuhnya bersama Y.Bhg. Profesor Datuk Dr. A. Hamid A. Hadi dan penelitian yang berkaitan dengan teori itu telah berhasil disempurnakan. Sebagai informasi dengan gembira dinyatakan bahwa berdasarkan kajian sains yang dilakukan, kami menemukan empat teori dan formula, iaitu Teori Nine Stars Halo-N, Teori Nawiah 9x45(1), Teori Nawiah 9x45(2) dan Teori Halo-N 9.2 Homolength telah diakui sah sebagai satu teori mutakhir dalam bidang pengajian ‘natural products’. Hal ini telah diinformasikan oleh Y.Bhg. Profesor Datuk Dr. A. Hamid A. Hadi kepada saya secara resmi. Seterusnya, saya ingin mengambil kesempatan untuk mengucapkan selamat kepada Y.Bhg. Dato’ Dr. Halo-N atas keberhasilannya menafsirkan kitab suci al-Qur’an sampai ke tahap dibangunnya empat teori al-Qur’an. Teori-teori ini bersifat satu penemuan yang amat besar. Bahkan bisa menjadi pelopor sejarah peradaban Islam dari segi al-Qur’an dan furqannya. Satu kejayaan yang tidak bias ditolak. Keberhasilan ini akan menjadi kebanggaan seluruh umat Islam di dunia kerana telah menampakkan seorang Ahli Sains al-Qur’an. Oleh sebab itu, Y.Bhg. Dato’ Dr. Halo-N telah menjadi Ahli Sains al-Qur’an yang pertama di dunia.” - 25.6.2010.
Kata Sambutan terhadap Al Fathun Nawa
1) Drs. H. Darwas. Kepala Kantor Wilayah, Kementerian Agama, Provinsi Sumatera Barat, Republik Indonesia:
“Pemerintah menyambut baik penerbitan buku tafsir sains Al Fathun Nawa yang ditulis oleh Dr. Haji Ahmad Laksamana Haji Omar (Dr. Halo-N, Orang Tua Utama Yayasan Gual Periok) yang bekerjasama dengan Penerbit CV. Pustaka Al Fathun Nawa Pariaman dan Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri Iman Bonjol Padang. Pemerintah memandang bahawa kerjasama dua negara (Indonesia dan Malaysia) akan memberikan nilai baik dalam menngkatkan kualitas beragama umat Islam Sumatera Barat khususnya dan umat Islam kedua negara.” - 21 Juli 2011.
2) Drs. H. Sobhan Hassan, MA. NIP.19600618 199102 1001. Dekan Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Iman Bonjol, Padang, Indonesia:
“Dr. Halo-N (Dr. Haji Ahmad Laksamana Haji Omar) dalam bukunya Al Fathun Nawa, menempuh langkah tersebut di atas, sehingga hasilnya sangat gemilang. Yang lebih mengagumkan adalah ketika beliau menggalinya dengan at-tafsir al-‘ilmiy sehingga menghasilkan teori dan formula sains, merupakan The First Al-Quranic Scientist of the World…………….. Untuk itu saya turut bergembira atas kehadiran buku Al Fathun Nawa karya Dr. Halo-N, dengan keyakinan akan menjadi bacaan bermutu bagi kaum muslimin, pembuka mata para cendikiawan tentang kejayaan ilmu yang terdapat dalam al-Qur’an, sehingga memicu mereka melihat dan memahaminya dari sudut pandang keahliannya masing-masing.” - 19 Juli 2011.
3) Dr. H. Muchlis Bahar, Lc. M. Ag. Ketua Program Studi Hukum Islam Pasca Sarjana, Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Iman Bonjol, Padang dan Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Sumatera Barat, Indonesia:
“Buku Al Fathun Nawa ini dalam bahasa Indonesia berarti ‘ledakan nuklir’ atau dalam bahasa Inggeris disebut “explosion of nuclear”. Seolah-olah Dr. Halo-N telah membuat ledakan dahsyat yang memecah kebekuan berpikir dalam memahami ayat-ayat al-Qur’an. Kita Al Fathun Nawa ini perlu sekali dibaca oleh setiap orang yang mempunyai perhatian terhadap al-Qur’an dan perkembangan ilmu-ilmu pengetahuan moden. Al-Qur’an sendiri tidak mengenal ‘pemisahan’ (dikhotomi) antara ilmu-ilmu agama dengan ilmu pengetahuan umum. Semakin maju dan berkembang ilmu pengetahuan dan teknologi, akan semakin membuktikan kebenaran ayat-ayat al-Qur’an. Saya sebagai Ketua Program Studi Hukum Islam Pasca Sarjana, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Iman Bonjol Padang dan Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat menyambut baik, mendukung diterbitkannya buku ini oleh CV. Pustaka Al Fathun Nawa agar dapat dikembangkan dan dipublikasikan di nusantara ini.” - 16 Mei 2011.
4) H. Ahmad Wira, M. Ag. M. Si, Ph.D. Ketua II Masyarakat Ekonomi Syari’ah Sumatera Barat, Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi Umat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat dan Wakil Ketua PW Nahdatul Ulama Sumatera Barat, Indonesia:
“Setiap orang yang ingin mendalami al-Qur’an secara baik dan sempurna, maka buku yang berjudul Al Fathun Nawa, merupakan buku yang perlu dibaca. Dalam buku ini, penulis menggunakan pendekatan yang konsisten (istiqimah). Penulis menggunakan konsep al-Qur’an menafsirkan al-Qur’an sehingga setiap ayat dijelaskan oleh ayat-ayat yang lain. Buku yang ditulis oleh Dr. Halo-N sekaligus membuktikan bahwa pemahaman yang baik terhadap al-Qur’an akan didapatkan jika kita bisa membaca dan memahami ayat-ayat Qur’an secara utuh dan tidak parsial, kerana Kalamullah dalam al-Qur’an adalah satu kesatuan yang utuh. Di samping itu, penulis juga dapat merumuskan teori-teori ilmiah yang diuraikan dari ayat-ayat Allah SWT. Hal ini juga memperlihatkan kemu’jizatan al-Qur’an dan nyatanya kesesuaian antara sunnah Allah yang bersifat kauniah dengan qauliyah. Apabila dibanding dengan buku-buku tafsir lain, maka buku ini telah melahirkan khazanah yang memiliki ciri khas tersendiri. Semoga hasil karya Dr. Halo-N ini menjadi rujukan bagi setiap orang khususnya umat Islam untuk memahami al-Qur’an.” - 5 Juli 2011.
5) Drs. H. Jauhar Mu’iz.S. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kota Pariaman, Pariaman, Indonesia:
“Tiada kata yang dapat saya ucapkan dalam mengomentari karya besar al-mukarram Dr. Halo-N, selain subhanallah walhamdulillah. Buku ini ditulis sebagai hasil kajian penelitian yang mendalam dan telah menghasilkan penemuan besar seperti penemuan vaksin yang sesuai untuk mengobati suatu penyakit. Apalagi setiap pembuktian teori yang dikembangkan merujuk kepada penafsiran ayat-ayat al-Qur’an.” - 7 Nopember 2010.
6) Syamsi, SH. Ketua Pengadilan Negeri, Kelas 1 A Serang, Serang, Banten, Indonesia:
“Syukur Alhamdulillah, dengan izin Allah Yang Maha Kuasa, saya menyambut baik buku Al Fathun Nawa sebagai buku tafsir ayat al-Qur’an karya H. Ahmad Laksamana bin Omar (Dr. Halo-N) yang diterbitkan oleh CV. Pustaka Al Fathun Nawa. Saya sebagai Ketua Pengadilan Negeri, Kelas 1 A Serang Provinsi Banten mendukung atau merekomendasikan agar CV. Pustaka Al Fathun Nawa dapat menerbitkan buku Al Fathun Nawa ini. Semoga buku ini bermanfaat bagi kaum muslimin dan sumbangan bagi kekayaan khazanah ilmu umat Islam umumnya.” - 13 Desember 2010.
7) Dr. Berna Elya, Apt.MS. Department of Pharmacy, Universitas Indonesia, Kampus UI Depok, Jawa Barat, 16424 Indonesia:
“Al-Fathun Nawa merupakan sebuah buku kajian al-Qur’an yang berhasil menginspirasi munculnya teori sains Qur’an dalam pelbagai ilmu seperti ilmu pendidikan, ilmu kerohanian, ilmu ekonomi dan ilmu kimia bahan alami (natural products). Terkait dengan ilmu kimia bahan alami, inspirasi yang didapatkan oleh Dr. Halo-N melalui berbagai ayat al-Qur’an telah menemukan Teori Nine Stars Halo-N, Teori Nawiah 9x45(1), Teori Nawiah 9x45(2) dan Teori Halo-N 9.2 Homolength. Pembuktian teori ini dilakukan oleh Center of Natural Products (CENAR) Universiti Malaya yang diketuai oleh Prof Dr. A. Hamid A. Hadi. Teori ini amat bermanfaat untuk perkembangan keilmuan dalam bidang kimia bahan alami yang berguna bagi penemuan obat-obat baru.”
Team Reviewer Al Fathun Nawa
1) Prof. Dr. H. Ramayulis, Reviewer Al Fathun Nawa. Guru Besar Kajian Islam Pasca Sarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Iman Bonjol, Padang, Indonesia:
“Dr. Halo-N memberikan solusi cerdas untuk mengatasi (1) kelemahan bidang metodologis dalam memahami dan menggali al-Qur’an dan (2) kelemahan dalam bidang pendidikan dalam mewujudkan masyarakat Qur’an melalui penafsiran kontemporer dengan pendekatan sains terhadap al-Qur’an dalam karyanya Al Fathun Nawa yang sangat momentum itu. Saya bersyukur kepada Allah dan merasa tersanjung kerana dengan ilmu saya yang sedikit dan terbatas, diberi peluang menjadi salah seorang anggota team reviewer terjemahan tafsir al-Qur’an Al Fathun Nawa karya Dr. Halo-N ke dalam bahasa Indonesia.” - 1 Juli 2011.
2) Prof. Dr. Jariah Masud. Senior Research Fellow, Institute Gerontology, Universiti Putra Malaysia, 43400 Serdang, Selangor, Malaysia:
“Membaca buku Al Fathun Nawa seperti membuka pintu ilmu yang tidak ada batasan. Buku ini mampu memenuhi keperluan jiwa yang dahaga ilmu untuk memberi arti dan makna kehidupan serta menemukan tujuan mengapa diri diciptakan Tuhan. Kupasan yang terperinci dalam buku ini dapat memberi pemahaman yang mendalam dan dapat meningkatkan penghayatan pembaca. Satu pencetus hidangan al-Qur’an sebagai rahmat bagi sekalian alam. Terima Kasih.”
3) Prof. Emiritus Dato’ Dr. Sulaiman Md. Yassin. Fellow Penyelidik Utama, Pusat Pengajian Sains Sosial, Universiti Putra Malaysia, 43400 Serdang, Selangor, Malaysia:
“Syukur Alhamdulillah, buku dalam dua jilid ini merupakan draf yang sungguh menggugah serta sarat dengan analisa yang mendalam. Buku ini akan menjadi sumbangan untuk khazanah ilmu nusantara yang sungguh berharga untuk semua pelajar, mahasiswa dan peneliti sains dalam al-Qur’an secara global. Buku ini telah disusun secara sistematis dan menggunakan metodologi pengupasan dan penjelasan yang logis serta konsisten. Cara yang akan memudahkan peneliti dalam menatap dan menelaah isi kandungannya. Selamat dan sukses kepada penulis.”
4) Prof. Dr. Khadijah Awang. Universiti Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia:
“Buku ini merupakan satu karya yang berisi penafsiran al-Qur’an yang menampak al-Qur’an sebagai induk (ibu) segala ilmu dan rahmat bagi sekalian alam. Saya bersyukur dan merasa amat terharu kerana telah diberi peluang secara langsung untuk meneliti karya yang amat bermakna ini. Untuk pertama kali saya menemukan penafsiran setiap ayat al-Qur’an berdasarkan ayat al-Qur’an yang lain. Ini merupakan satu pendekatan baru yang inovatif. Karya ini juga menjelaskan penghujung makna pengajaran al-Qur’an yang bertujuan untuk memimpin manusia agar berhasil dalam penghidupan di dunia dan di akhirat. Kesejahteraan di dunia akan membawa kepada kesejahteraan di akhirat.”
5) Prof. Madya Dr. Mat Ropi Mukhtar. Universiti Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia:
“Sesungguhnya jauh dari perkiraan saya bahwa Thesis Ph.D atas nama saya telah dirujuk dan dijadikan bahan pemecah sejarah. Penemuan saya terhadap alkaloid (+) Palidinine yang mengantarkan saya untuk meraih Doktor Falsafah Sains jelas bukan satu permainan. Secara langsung tubuh sendiri dapat menyaksikan proses pembuktian teori al-Qur’an yang dibuktikan melalui satuan alkaloid yang saya temukan…………… Ketahuilah, sesungguhnya penemuan teori al-Qur’an oleh Dr. Halo-N khususnya dalam bidang Sains Satuan (sebatian) alami (natural products) tidak bias ditolak. Kehadirannya dalam dunia ilmu bias diterima………….. Bagaikan tumbuhnya kemampuan manusia untuk menghasilkan sekarung padi dari sebiji yang ditanam. Demikianlah rupa sejarah yang digali oleh Dr. Halo-N yang akan menjadi rangsangan kejituan hati para peneliti selanjutnya untuk meneliti mukjizat al-Qur’an.”
No comments:
Post a Comment